
Malang – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini, pengasuh Daycare Anak Sholih Universitas Islam Malang (UNISMA) mengikuti kegiatan Diklat Nasional 32 JP yang diselenggarakan pada 18–20 Mei 2026 dalam rangka Semarak Bulan Pendidikan 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Strategi Mudah Penyusunan Kurikulum PAUD Persiapan Tahun Ajaran Baru” dan dilaksanakan secara daring dengan menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang pendidikan anak usia dini.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi dari Vicky Nastasha, seorang praktisi pendidikan anak usia dini di Jerman, yang membahas pentingnya memahami potensi lingkungan dan kebutuhan spesifik anak melalui pendekatan pedagogi yang fleksibel. Dalam pemaparannya, ditekankan bahwa pembelajaran yang efektif tidak harus bergantung pada kurikulum yang kaku, melainkan pada bagaimana pendidik mampu menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Anak didorong untuk mandiri, mampu menyelesaikan masalahnya sendiri, serta belajar nilai-nilai kehidupan seperti demokrasi dan numerasi melalui aktivitas sehari-hari.
Hari kedua diisi oleh Anisatul Khoiroh, M.Pd., yang membawakan materi tentang pemetaan aset lingkungan (social dan natural mapping). Dalam sesi ini, peserta diajak memahami bahwa kurikulum PAUD harus bersifat kontekstual, dekat dengan kehidupan anak, serta mampu menciptakan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Selain itu, pentingnya kolaborasi dengan orang tua juga menjadi sorotan utama, sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem pendidikan yang optimal bagi anak.
Kegiatan ditutup pada hari ketiga dengan sesi evaluasi dan refleksi melalui post test, sebagai bentuk penguatan pemahaman peserta terhadap materi yang telah diperoleh. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan wawasan dan kesiapan peserta dalam menyusun kurikulum yang lebih adaptif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.
Sebagai tindak lanjut, Daycare Anak Sholih UNISMA berkomitmen untuk mengimplementasikan hasil pelatihan melalui penerapan metode pembelajaran yang mendorong kemandirian, serta penggunaan portofolio sebagai bentuk asesmen perkembangan anak. Selain itu, program parenting juga akan diperkuat guna meningkatkan keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan.
Partisipasi dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Dengan peningkatan kompetensi pengasuh dan kualitas pembelajaran, diharapkan Daycare Anak Sholih UNISMA dapat terus memberikan layanan pendidikan yang optimal dan berkelanjutan bagi anak usia dini.
Dengan semangat pembelajaran sepanjang hayat, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
