LPKIB UNISMA dan Koperasi BMT SWM Bersinergi untuk Meningkatkan Daya Saing dan Akses Pembiayaan UMKM

Malang, 18 September 2024 – Lembaga Pengembangan Kewirausahaan & Inkubator Bisnis Universitas Islam Malang (LPKIB UNISMA) dengan bangga mengumumkan kerjasama strategis dengan Koperasi BMT Sarana Wiraswasta Muslim (SWM). Sinergi ini bertujuan untuk memperkuat pendampingan dan pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Malang dan sekitarnya.

Dalam kerjasama ini, LPKIB UNISMA akan berperan sebagai lembaga yang menyediakan layanan konsultasi, pelatihan, serta pendampingan intensif bagi UMKM, mulai dari tahap perencanaan bisnis, pengembangan produk, hingga pemasaran digital. Berbekal pengalaman dan kapabilitas sebagai inkubator bisnis, LPKIB UNISMA memiliki kompetensi dalam membantu pelaku usaha agar lebih adaptif dan inovatif dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Di sisi lain, Koperasi BMT SWM akan mendukung dari sisi akses permodalan dengan menyediakan fasilitas pembiayaan yang lebih terjangkau dan sesuai dengan prinsip syariah. Melalui produk-produk pembiayaannya, BMT SWM berkomitmen untuk memberikan akses keuangan yang inklusif dan membantu mempercepat pertumbuhan UMKM agar lebih berdaya saing dan berkelanjutan. Ketua LPKIB Unisma, Restu Millaningtyas, SE., MM. ACCAI., dalam sambutannya menyatakan, “Kerjasama ini sejalan dengan visi UNISMA untuk turut serta memberdayakan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi bangsa. Kami berharap, melalui sinergi ini, UMKM di Indonesia dapat semakin tumbuh dan berkembang.”

Sementara itu, Ketua Koperasi BMT SWM, Bagus Santri Buana, SE., ME., menambahkan, “Kami percaya, kolaborasi dengan LPKIB UNISMA akan membuka jalan bagi UMKM untuk mendapatkan dukungan yang lebih komprehensif, baik dari sisi teknis maupun finansial.” Kerjasama ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi para pelaku UMKM, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan level UMKM.

Ke depannya, LPKIB UNISMA dan Koperasi BMT SWM akan segera mengimplementasikan berbagai program nyata untuk mendukung pengembangan UMKM. Rencana awal meliputi pelaksanaan pelatihan kewirausahaan bagi para pelaku usaha yang akan diadakan secara berkala, serta pendampingan intensif bagi UMKM terpilih dalam berbagai sektor. Selain itu, akan disediakan akses pembiayaan khusus dari BMT SWM yang diintegrasikan dengan skema pendampingan dari LPKIB UNISMA, memastikan bahwa setiap UMKM tidak hanya mendapatkan modal finansial, tetapi juga pendampingan teknis dalam mengembangkan usaha mereka.

Program-program ini diharapkan dapat dimulai pada kuartal pertama tahun 2025 dengan fokus awal pada sektor kuliner, fashion, dan kerajinan lokal. Sinergi ini bertujuan untuk memperluas jangkauan UMKM serta meningkatkan daya saing mereka, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dengan kolaborasi berkelanjutan, LPKIB UNISMA dan BMT SWM optimis dapat menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kuat dan berkelanjutan bagi UMKM di Indonesia.