
Pada tanggal 28 September 2024, Lembaga Pengembangan Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis (LPKIB) Universitas Islam Malang (UNISMA) mengadakan rapat koordinasi dengan Paguyuban Mahasiswa Wirausaha secara daring. Acara ini bertujuan untuk mengaktifkan kembali Etalase Kejujuran, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mempromosikan transparansi dan kejujuran dalam berwirausaha di kalangan mahasiswa.
Rapat dibuka oleh Ketua Pusat Pengembangan Kewirausahaan LPKIB, yang menyampaikan pentingnya nilai-nilai kejujuran dalam bisnis. Ia menjelaskan bahwa Etalase Kejujuran telah berfungsi sebelumnya, namun sempat mengalami penurunan aktivitas. “Kita perlu menghidupkan kembali etalase ini agar mahasiswa dapat belajar dan mempraktikkan etika berbisnis yang baik,” ujarnya.
Selanjutnya, perwakilan dari Paguyuban Mahasiswa Wirausaha, Mirnawati, menyampaikan beberapa ide untuk menarik minat mahasiswa. Ia menyarankan bagaiamana mahasiswa mengelola bisnisnya melalui etalase kejujuran. Dia membagikan tips-tips yang bisa diterapkan agar tidak merugi. “Kegiatan ini tidak hanya akan mendukung pengusaha muda, tetapi juga akan membangun reputasi positif bagi UNISMA,” kata Mirna.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak sepakat untuk menyusun jadwal kegiatan yang meliputi pelatihan kewirausahaan, peningkatan kualitas produk dan layanan, dan pameran produk. Rencana tersebut diharapkan dapat dilaksanakan mulai bulan Oktober 2024. Selain itu, mereka juga merencanakan promosi yang lebih intensif melalui media sosial dan spanduk di kampus untuk mengundang lebih banyak mahasiswa berpartisipasi.
Sebagai penutup, LPKIB dan Paguyuban Mahasiswa Wirausaha sepakat untuk mengadakan pertemuan rutin setiap bulan guna memantau perkembangan dan evaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan. Semua pihak berharap bahwa kerjasama ini akan menghasilkan dampak positif dalam menciptakan iklim kewirausahaan yang jujur dan inovatif di UNISMA.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat, diharapkan Etalase Kejujuran dapat menjadi wadah yang efektif bagi mahasiswa dalam mengembangkan jiwa wirausaha mereka dengan mengedepankan nilai-nilai etika yang tinggi.
