Tumbuh Ceria, Berakhlak Mulia : Mahasiswa PIAUD UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Pelajari Pembelajaran Holistik dalam Kurikulum Daycare Anak Sholih Unisma

Rabu, 13 Mei 2026 — Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), melaksanakan kegiatan observasi dan wawancara di Daycare Anak Sholih Unisma. Kegiatan ini diikuti oleh Syakira Alfi Fitria, Nayla Nahdliyah, Nabila Marsa Septiani, Fadhilah Destya Berhanti, dan Anjani Maula sebagai bagian dari pemenuhan tugas mata kuliah Kurikulum dan Pembelajaran.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum pembelajaran di daycare, memahami penerapan pendekatan holistik integratif, serta mengkaji kegiatan islami dalam pembentukan karakter anak usia dini. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak Daycare Anak Sholih Unisma, diketahui bahwa kurikulum yang diterapkan berfokus pada perkembangan anak secara menyeluruh, meliputi aspek agama dan moral, sosial emosional, bahasa, kognitif, fisik motorik, serta kemandirian.

Proses pembelajaran dilaksanakan melalui metode bermain sambil belajar yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Pendekatan ini menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan, sehingga anak dapat berkembang secara optimal.

Daycare Anak Sholih Unisma memiliki tiga unique value utama, yaitu educational program, fun activities, dan islamic habituation dengan tagline “Tumbuh Ceria, Berakhlak Mulia.” Educational program dirancang secara sistematis sesuai tahapan perkembangan anak untuk mengoptimalkan seluruh aspek perkembangan. Fun activities diwujudkan melalui berbagai kegiatan bermain yang edukatif dan menyenangkan, sehingga anak dapat belajar secara aktif dan penuh keceriaan. Sementara itu, islamic habituation diterapkan melalui pembiasaan nilai-nilai islami dalam aktivitas sehari-hari, seperti doa bersama, murojaah surat pendek, praktik ibadah, serta penanaman akhlakul karimah melalui keteladanan guru.

Berbagai kegiatan islami dilaksanakan secara konsisten sebagai upaya membentuk karakter religius anak sejak dini. Anak dibiasakan untuk mengucapkan salam, membaca doa harian, melaksanakan praktik wudhu dan sholat berjamaah, serta mendengarkan kisah nabi yang sarat akan nilai moral. Selain itu, anak juga diajarkan sikap disiplin, mandiri, sopan santun, dan saling berbagi dengan sesama.

Kegiatan observasi ini juga selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4 yaitu pendidikan berkualitas (Quality Education), melalui penerapan kurikulum yang inklusif dan berorientasi pada perkembangan anak. Selain itu, kegiatan ini mendukung tujuan ke-3 yaitu kehidupan sehat dan sejahtera (Good Health and Well-being), karena daycare turut memperhatikan aspek kesehatan, keamanan, dan kenyamanan anak selama proses pembelajaran berlangsung.

Kegiatan ini juga mencerminkan dukungan terhadap tujuan ke-17 SDGs, yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan (Partnerships for the Goals). Hal ini terlihat dari sinergi antara pihak Daycare Anak Sholih Unisma dan mahasiswa dalam mendukung kegiatan akademik. Pihak daycare memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan observasi langsung serta berdiskusi mengenai implementasi kurikulum di lapangan sehingga mahasiswa memperoleh wawasan dan pengalaman nyata mengenai praktik pendidikan anak usia dini. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus terjalin guna meningkatkan kualitas pendidikan serta mencetak calon pendidik yang profesional, kreatif dan berkarakter islami.