Tingkatkan Kesehatan Finansial UMKM dan Adaptasi Teknologi, LPKIB UNISMA Gandeng BMD Malang dan IPEMI Mojokerto dalam Pelatihan Pengelolaan Keuangan Berkelanjutan.

Pelatihan Praktis Pencatatan Keuangan, Penyusunan Laporan Usaha dan Rencana Anggaran Belanja, serta Pengelolaan Laba

Pada hari Jum’at, 19 Juni 2026, Lembaga Pengembangan Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis (LPKIB) Universitas Islam Malang menyelenggarakan kegiatan Catalyst Business Incubator 2026 Batch 3 dengan tema “Biar Usaha Tidak Cuma Jalan, Tapi Tumbuh Berkelanjutan”. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh 89 UMKM tenant binaan Catalyst Business Incubator 2026.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara LPKIB Universitas Islam Malang bersama BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Malang dan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kabupaten Mojokerto dalam upaya memperkuat kapasitas pelaku UMKM melalui peningkatan literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan usaha.


Materi bertajuk “Pelatihan Praktis Pencatatan Keuangan, Penyusunan Laporan Usaha dan Rencana Anggaran Belanja, serta Pengelolaan Laba” disampaikan oleh Rr. Suci Palasari, S.E., M.M. selaku Manager BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Malang. Dalam sesi pelatihan, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya pemisahan keuangan pribadi dan usaha, pencatatan transaksi harian, penyusunan laporan laba rugi dan arus kas sederhana, perencanaan anggaran usaha, serta strategi pengelolaan laba untuk mendukung pertumbuhan usaha yang sehat dan berkelanjutan

 

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi digital melalui penggunaan aplikasi NectarWallet sebagai alat bantu pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha. Melalui praktik langsung penggunaan aplikasi tersebut, peserta memperoleh pengalaman dalam melakukan pencatatan transaksi, memantau arus kas, serta menyusun laporan keuangan secara lebih efektif dan efisien. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung secara interaktif sehingga peserta dapat mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan keuangan usaha sehari-hari.

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif dalam diskusi, praktik penggunaan aplikasi, serta berbagi pengalaman mengenai pengelolaan keuangan pada usaha masing-masing. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta mendapatkan respons positif dari seluruh peserta.

Adapun hasil yang dicapai dari pelaksanaan kegiatan ini antara lain meningkatnya pemahaman peserta mengenai pentingnya pengelolaan keuangan usaha yang terstruktur, meningkatnya kemampuan peserta dalam menyusun laporan usaha dan rencana anggaran belanja sederhana, serta bertambahnya pengetahuan peserta mengenai pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi NectarWallet untuk mendukung pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha secara lebih efektif. Diharapkan kompetensi tersebut dapat membantu UMKM dalam menjaga kesehatan finansial usaha serta mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan kapasitas dan produktivitas pelaku UMKM, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan usaha, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga pemberdayaan ekonomi, dan organisasi pengusaha dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Demikian berita acara pelaksanaan kegiatan ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.