Pelatihan Technopreneurship Berbasis SDGs, LPKIB UNISMA Dorong Generasi Muda Menjadi Wirausaha Inovatif dan Berkelanjutan

Malang, 11 Juni 2026 — Lembaga Pengembangan Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis (LPKIB) Universitas Islam Malang (UNISMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan generasi muda melalui kegiatan Pelatihan Technopreneurship Berbasis SDGs: Membangun Wirausaha Inovatif dan Berkelanjutan di Era Digital. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Inkubator Bisnis Lantai 2 Gedung Abdurrahman Bin Auf Universitas Islam Malang ini diikuti oleh siswa-siswi SMP Insan Amanah Malang beserta guru dan pendamping. Pelatihan tersebut bertujuan memperkenalkan konsep kewirausahaan berbasis teknologi yang selaras dengan prinsip-prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) serta mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing di era digital.

Pelatihan menghadirkan Kepala Pusat Pengembangan Kewirausahaan LPKIB UNISMA, Ir. Brahmadhita Pratama Mahardhika, M.Si., IPP., sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi generasi muda untuk menciptakan usaha yang inovatif, kreatif, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, seorang technopreneur tidak hanya dituntut untuk memperoleh keuntungan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas berbagai permasalahan sosial dan lingkungan melalui inovasi yang berkelanjutan. Technopreneurship hadir sebagai pendekatan yang mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi untuk menciptakan nilai tambah sekaligus menghasilkan peluang usaha baru. Dengan dukungan inovasi dan pemikiran kreatif, teknologi dapat menjadi sarana untuk menghadirkan produk maupun layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta membuka kesempatan ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.

Sebagai contoh nyata penerapan technopreneurship, beliau membagikan pengalaman riset yang dilakukan bersama tim peneliti UNISMA dalam mengembangkan inovasi telur rendah kolesterol melalui pemanfaatan probiotik pada pakan ayam petelur. Inovasi tersebut berhasil menurunkan kadar kolesterol telur sekaligus meningkatkan kualitas produksi. Melalui kisah tersebut, peserta diajak memahami bahwa hasil riset dan inovasi dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi yang tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Restu Millaningtyas, S.E., M.M., ACCAI, Ketua LPKIB UNISMA Dr. Mohamad Bastomi, S.E., M.M., MOS., CRMP., CIBA., serta Kepala Pusat Inkubator Bisnis LPKIB UNISMA. Kehadiran jajaran pimpinan LPKIB UNISMA menjadi wujud dukungan nyata terhadap upaya penguatan literasi kewirausahaan, inovasi, dan pengembangan karakter kewirausahaan bagi pelajar sejak usia dini. Selain mendapatkan materi pelatihan, para peserta juga diajak melakukan kunjungan edukatif ke berbagai unit usaha yang dikelola oleh LPKIB UNISMA, di antaranya Mini Store, Bookstore, Café, Percetakan, Studio Foto, dan Make Up Artist (MUA). Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai pengelolaan usaha, strategi pemasaran, pelayanan pelanggan, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung operasional bisnis. Kunjungan tersebut menjadi sarana pembelajaran praktis yang memperkuat pemahaman peserta terhadap konsep technopreneurship yang telah disampaikan selama pelatihan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, baik saat sesi pemaparan materi, diskusi, maupun ketika mengikuti kunjungan ke unit-unit usaha LPKIB UNISMA. Berbagai pertanyaan diajukan terkait peluang usaha digital, pengembangan ide bisnis, serta strategi membangun usaha yang inovatif dan berkelanjutan. Interaksi aktif tersebut menunjukkan tingginya minat peserta untuk memahami dunia kewirausahaan dan peluang yang dapat dikembangkan melalui pemanfaatan teknologi.

Melalui kegiatan ini, LPKIB UNISMA berharap dapat menginspirasi generasi muda untuk menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, serta memiliki semangat kewirausahaan yang berorientasi pada keberlanjutan. Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan, peserta diharapkan mampu melihat berbagai peluang usaha yang dapat dikembangkan sejak dini guna menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat di era digital.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya pelatihan dengan baik. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya LPKIB UNISMA dalam menanamkan semangat kewirausahaan berbasis inovasi dan keberlanjutan kepada generasi muda serta mendukung terciptanya ekosistem kewirausahaan yang produktif dan berdaya saing.