Inkubator Bisnis Universitas Islam Malang Perkuat Peran Strategis Kewirausahaan Melalui Program Catalyst Business Incubator 2026 Berorientasi SDGs

Malang, 2 Februari 2026 – Lembaga Pengembangan Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis (LPKIB) Universitas Islam Malang (UNISMA) secara resmi menetapkan 16 tenant terpilih dalam program Catalyst Business Incubator Tahun 2026. Pengumuman tersebut disampaikan di Gedung Abdurrahman Bin Auf Universitas Islam Malang sebagai bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan berbasis inovasi dan keberlanjutan di lingkungan kampus.

Program Catalyst Business Incubator merupakan agenda strategis LPKIB UNISMA yang dirancang untuk mengakselerasi pertumbuhan usaha rintisan (startup) dan bisnis berkembang milik mahasiswa, dosen, maupun karyawan. Melalui proses seleksi yang kompetitif, para tenant yang lolos dinilai memiliki model bisnis yang potensial, inovatif, serta prospek pengembangan yang berkelanjutan.

Pada tahun 2026, LPKIB UNISMA mengalokasikan total dana supporting inkubasi sebesar Rp18.800.000 bagi 16 tenant terpilih. Setiap tenant menerima pendanaan berkisar antara Rp700.000 hingga Rp1.500.000 sesuai hasil evaluasi proposal dan kebutuhan pengembangan usaha masing-masing. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat operasional, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas jangkauan pasar.

Bidang usaha yang terpilih mencerminkan keberagaman inovasi di lingkungan UNISMA, meliputi sektor Food & Beverage, Fashion & Lifestyle, Agribisnis & Peternakan, Pendidikan & Jasa, Digital & Aplikasi, hingga berbagai produk kreatif dan inovatif lainnya. Keragaman sektor ini menunjukkan potensi besar civitas akademika UNISMA dalam menciptakan solusi bisnis yang adaptif terhadap kebutuhan pasar sekaligus responsif terhadap tantangan pembangunan berkelanjutan.

Sejalan dengan tema besar berorientasi Sustainable Development Goals (SDGs), program ini diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif, mendorong inovasi industri, serta memperkuat praktik produksi dan konsumsi yang bertanggung jawab. Melalui pendekatan kewirausahaan berbasis keberlanjutan, UNISMA mendorong lahirnya pelaku usaha yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memiliki dampak sosial dan lingkungan yang positif. Tidak hanya memperoleh pendanaan, para tenant juga akan mengikuti rangkaian program inkubasi yang mencakup mentoring intensif bersama praktisi dan akademisi, pendampingan branding dan digital marketing, penguatan manajemen keuangan, pengembangan jejaring kemitraan, serta monitoring dan evaluasi berkala. Pendekatan ini bertujuan memastikan setiap tenant tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh secara berkelanjutan dan kompetitif.

Melalui Catalyst Business Incubator 2026, Inkubator Bisnis Universitas Islam Malang menegaskan peran strategisnya dalam memperkuat kewirausahaan kampus, melahirkan wirausaha unggul, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus mendukung visi universitas dalam menciptakan lulusan yang mandiri, produktif, dan berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.