Malang – Dalam rangka persiapan penelitian dan abdimas 2024 Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Mengintegrasikan Data BPS dalam Penelitian Pola Konsumsi Pangan: Pendekatan dan Best Practices” bertempat di Hall Anggrek, Klub Bunga Butik Resort Batu pada Rabu, 31 Juli 2024. Penelitian kali ini Unisma menggandeng Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, NTT dan Trinidad and Tobago University sebagai satu tim pengusul. Kegiatan FGD ini dilakukan sebagai penunjang penelitian skema dasar yang didanai Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi pada tahun 2024 dengan judul “Skenario Kebijakan Harga dan Pendapatan untuk Percepatan Pemenuhan Konsumsi Protein Rumah Tangga di Indonesia”. Dengan ketua Dr. Ir. Hj. Nikmatul Khoiriyah, M.P (Dosen Fakultas Pertanian Unisma); yang beranggotakan Dr. Hj. Jeni Susyanti, SE., MM., BKP., CBV (Dosen FEB Unisma sekaligus Kepala P2KIB Unisma); Prof. Dr. Ir. Doppy Roy Nendissa, MP. (Undana Kupang) dan Akademisi dari Luar Indonesia yaitu David Anthony Forgenie, B.Sc, CAPE, CSEC (Trinidad University) Republik Trinidad & Tobago selaku komunitas negara Karibia (Caribbean Community).
FGD kali ini digelar untuk menyatukan persepsi mengenai isu dan topik tentang pola konsumsi pangan dengan harapan dapat mencapai kesepakatan dan pemahaman baru terkait isu yang dibahas, selain itu FGD sendiri digunakan dalam penelitian sebagai alat untuk melengkapi riset yang bersifat kuantitatif. Kegiatan FGD diawali dengan pembukaan dan sambutan dari ketua LPPM, dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Zulkipli, M.Si. Dalam kesempatannya, Kepala BPS Jawa Timur menyampaikan bahwa terdapat shifting pola konsumsi dari hasil Survei Biaya Hidup (SBH) 2018 hingga tahun 2022 utamanya pada kelompok makanan, minuman dan tembakau; perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga; transportasi; pendidikan serta penyediaan makanan dan minuman/restoran. Selain itu kelompok makanan, minuman dan tembakau menyumbang inflasi tertinggi pada semester pertama tahun 2024. Inflasi pada kelompok ini paling tinggi terjadi pada bulan Februari dan Maret yang dipicu oleh kenaikan harga komoditas beras, daging ayam ras dan telur ayam ras.

Distribusi dan pertumbuhan persentase Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menurut pengeluaran konsumi rumah tangga di Jawa Timur memberikan kontribusi 61.35% terhadap perekonomian. Pengeluaran konsumsi rumah tangga (PKRT) merupakan pengeluaran atas barang dan jasa oleh rumah tangga untuk tujuan konsumsi. Dalam hal ini rumah tangga berfungsi sebagai pengguna akhir (final demand) dari berbagai jenis barang dan jasa yang tersedia dalam perekonomian. Pengeluaran konsumsi rumah tangga meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk. Peningkatan komponen PKRT secara riil lebih tinggi dibandingkan peningkatan jumlah penduduk maka akan terjadi peningkatan kesejahteraan.

Kepala Pusat Pengembangan Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis Dr. Hj. Jeni Susyanti, SE., MM., BKP., CBV selaku tim peneliti menyambut baik tanggapan Kepala BPS Provinsi Jawa Timur terkait dengan data BPS yang dapat digunakan dalam penelitian mahasiswa dan Dosen dari seluruh jurusan, bahkan kampus dapat mengajukan Pojok Statistik untuk mengakomodasi hal tersebut dan akan ditangani langsung oleh BPS Jawa Timur. Data statistik yang terhubung kewirausahaan seperti PDB ekonomi kreatif (ekraf) untuk , PDB non ekraf, pajak atas produk ekraf setelah dikurangi subsidi, PDB Nasional, selain data perdagangan, harga yang dapat digunakan baik untuk penelitian maupun keputusan-keputusan terkait dengan usaha.
Dr. Ir. Hj. Nikmatul Khoiriyah, M.P (Dosen Fakultas Pertanian Unisma) selaku Ketua Peneliti juga memaparkan beberapa data yang telah diperoleh terkait data penelitian dan dapat digunakan untuk sharing kepada peserta FGD. Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi kedua oleh Bahieddin Noval, SP., M.P (Praktisi dan Analis Data) yang membahas mengenai Overview data Susenas 2023, Syntax in STATA Programming, Tabulasi data Susenas: long to width style, grouping variables dan food demand modelling. Selanjutnya kegiatan diisi dengan sesi yang membahas tentang pengujian restriksi dan interpreting data analysis.

Kegiatan FGD persiapan penelitian dan pengabdian masyarakat ini dihadiri oleh lebih dari 30 peserta dari dosen dan mahasiswa di lingkungan Unisma, Unitri dan Undana. Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, dibuktikan dengan sebagian besar peserta aktif melontarkan beberapa pertanyaan pada narasumber. Nantinya dari kegiatan ini diharapkan mampu menunjang proses penelitian, membina dosen dan mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan kemandirian dalam melaksanakan pengabdian pada masyarakat.
*Kontributor: Intan Kurnia, S. Ak – P2KIB BPU Universitas Islam Malang