
“Selama toko buku masih berdiri, selama itu pula pustaka dapat dibangun kembali.” Gagasan Tan Malaka tersebut menegaskan bahwa literasi tidak hanya berkaitan dengan aktivitas membaca, tetapi juga menjadi fondasi kesadaran dan peradaban. Spirit inilah yang tercermin dalam kehadiran Bookstore UNISMA. Unit usaha kampus ini tidak semata berorientasi pada penjualan, tetapi juga pada penguatan budaya baca dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Universitas Islam Malang.
Bookstore UNISMA hadir sebagai respons atas kebutuhan akademik sekaligus wujud visi institusional universitas dalam membangun ekosistem literasi yang berkelanjutan. Universitas meresmikan Bookstore UNISMA pada 22 April 2017. Rektor Universitas Islam Malang saat itu, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si., memimpin peresmian tersebut dalam rangkaian Dies Natalis UNISMA ke-36 dan setelah pelaksanaan Wisuda Semester Ganjil ke-59. Momentum ini menandai komitmen kampus dalam menghadirkan unit usaha yang berpihak pada pengembangan intelektual sivitas akademika.
Wakil Rektor II H. Noor Shodiq Askandar, S.E., M.M., Kepala Biro Keuangan Hj. Anik Malikhah, S.E., M.M., serta Kepala Pusat Pengembangan Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis (P2KIB) Hj. Jeni Susyanti, S.E., M.M., BKP. menginisiasi pendirian Bookstore UNISMA. Secara kelembagaan, universitas menetapkan keberadaan bookstore ini melalui SK Rektor Nomor: 41/L.16/U.IV/UK/2017.
Sejak awal, pimpinan universitas mengarahkan Bookstore UNISMA sebagai bagian dari strategi penguatan pendidikan kewirausahaan. Oleh karena itu, bookstore tidak berdiri sebagai unit usaha terpisah, melainkan berperan sebagai elemen pendukung cita-cita UNISMA sebagai Entrepreneur University.
Dalam operasionalnya, Bookstore UNISMA menyediakan berbagai kebutuhan akademik dan penunjang aktivitas kampus. Pengelola menghadirkan koleksi buku akademik lintas disiplin, buku keagamaan, karya fiksi, serta buku umum. Bookstore juga berfungsi sebagai etalase resmi bagi buku karya dosen dan mahasiswa UNISMA.
Selain buku, pengelola menyediakan merchandise kampus, alat tulis, perlengkapan administrasi perkantoran, serta perangkat elektronik kecil yang sering dibutuhkan mahasiswa. Layanan pemesanan buku dan kerja sama dengan berbagai penerbit menjadi nilai tambah, terutama melalui pemberian potongan harga khusus bagi civitas akademika.
Bookstore UNISMA menempati lokasi strategis di Gedung Inkubator Bisnis UNISMA. Lokasi ini memudahkan akses bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Pengelola juga memberi perhatian pada kenyamanan ruang dengan menata layout secara rapi, menyediakan pencahayaan yang baik, serta menciptakan suasana yang tenang.
Kondisi tersebut menjadikan bookstore tidak hanya sebagai tempat berbelanja, tetapi juga sebagai ruang singgah literasi yang mendukung aktivitas membaca dan eksplorasi gagasan.
Pengelola menyesuaikan jam operasional Bookstore UNISMA dengan ritme kegiatan kampus. Bookstore buka pada Senin–Kamis pukul 08.00–14.00 WIB, Jumat pukul 08.00–11.00 WIB, dan Sabtu pukul 08.00–12.00 WIB. Dengan jadwal tersebut, layanan tetap optimal tanpa mengganggu aktivitas akademik.
Dari sisi transaksi, Bookstore UNISMA telah mengadopsi perkembangan teknologi dengan menyediakan berbagai metode pembayaran, termasuk pembayaran digital. Sistem ini memberikan kemudahan bagi pengunjung di era transaksi non-tunai.
Keberadaan Bookstore UNISMA berperan penting dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Bookstore membantu kelancaran proses perkuliahan melalui penyediaan buku teks dan referensi akademik. Di sisi lain, unit ini juga menjadi ruang apresiasi bagi karya ilmiah dan kreatif sivitas akademika.
Di bawah naungan Lembaga Pengembangan Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis (LPKIB), Bookstore UNISMA berfungsi sebagai laboratorium kewirausahaan. Pengelola melibatkan mahasiswa secara langsung dalam pelayanan pelanggan, pengelolaan stok, serta penyusunan strategi pemasaran. Keterlibatan ini memberikan pengalaman praktis yang melengkapi pembelajaran teori di kelas.
Di tengah arus digitalisasi dan meningkatnya penggunaan buku elektronik, Bookstore UNISMA menghadapi tantangan untuk menjaga relevansinya. Namun, kondisi tersebut juga membuka peluang pengembangan melalui pemanfaatan platform digital dan perluasan jaringan distribusi karya dosen serta mahasiswa.
Ke depan, pengelola mengarahkan Bookstore UNISMA untuk terus berkembang melalui diversifikasi produk, penguatan layanan berbasis digital, dan pengukuhan posisinya sebagai rujukan utama pemenuhan kebutuhan literasi kampus. Arah ini sejalan dengan komitmen universitas dalam membangun budaya akademik yang kritis, produktif, dan berdaya saing
Pada akhirnya, Bookstore UNISMA menunjukkan bahwa toko buku kampus tetap memiliki relevansi strategis di tengah perubahan zaman. Bookstore ini bukan sekadar ruang transaksi, melainkan simpul pertemuan antara pengetahuan, kreativitas, dan semangat kewirausahaan—sebuah ruang tempat literasi tumbuh dan berkembang bersama denyut kehidupan kampus.